Author name: Operator Litbang 2026

DEKAS MESEM CERAH (Desa kasreman Menanam Serai untuk mencegah penyakit demam berdarah)

Ngawi – Penyakit Demam Berdarah Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki kondisi lingkungan rentan terhadap perkembangbiakan nyamuk. Di Desa Kasreman, kasus DBD cenderung meningkat pada musim hujan, yang menimbulkan kekhawatiran dan keresahan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes […]

DEKAS MESEM CERAH (Desa kasreman Menanam Serai untuk mencegah penyakit demam berdarah) Read More »

SADAR ORI (Sawah Organik Rukun Mulyo Inovatif)

Ngawi – Pertanian berkelanjutan menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan pedesaan, terutama di wilayah yang memiliki potensi agraris tinggi seperti Desa Karangmalang, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Selama ini, praktik pertanian konvensional yang bergantung pada pupuk kimia dan pestisida sintetis telah menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari menurunnya kualitas tanah hingga risiko kesehatan bagi petani

SADAR ORI (Sawah Organik Rukun Mulyo Inovatif) Read More »

SULTAN PADI ORGANIK (Solusi Tani Padi Organik)

Ngawi – Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di banyak wilayah pedesaan di Indonesia, termasuk Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Dengan potensi lahan pertanian yang luas dan kondisi geografis yang mendukung, desa ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai sentra produksi pangan. Namun, dalam praktiknya, penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis secara berlebihan dalam

SULTAN PADI ORGANIK (Solusi Tani Padi Organik) Read More »

MINTO RAMAH (Minta tolong dari rumah)

Ngawi – Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi tuntutan penting di era modern. Namun demikian, implementasi pelayanan berbasis teknologi di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait aksesibilitas dan kesiapan masyarakat. Kesenjangan ini menyebabkan pelayanan administrasi di desa belum sepenuhnya efektif, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, dan sarana transportasi. Menurut Kementerian

MINTO RAMAH (Minta tolong dari rumah) Read More »

RUJAK TIMUN MAS (Ruang pembelajaran teknologi informasi untuk masyarakat)

Ngawi – Perkembangan teknologi informasi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kemampuan dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan penting, tidak hanya bagi generasi muda tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Namun demikian, kesenjangan literasi digital masih menjadi tantangan, terutama di tingkat desa, di mana sebagian masyarakat masih mengalami

RUJAK TIMUN MAS (Ruang pembelajaran teknologi informasi untuk masyarakat) Read More »

Kawal Ekosistem Inovasi Ngawi, Enam Mahasiswa UNIPMA Rampungkan Program Magang di Bapperida

NGAWI – Enam mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) menuntaskan rangkaian program magang di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ngawi, Selasa (22/9/2026). Selama dua bulan masa penugasan, para mahasiswa diterjunkan langsung untuk memperkuat tata kelola inovasi daerah melalui pendampingan teknis dan verifikasi data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Keenam mahasiswa tersebut, yakni

Kawal Ekosistem Inovasi Ngawi, Enam Mahasiswa UNIPMA Rampungkan Program Magang di Bapperida Read More »

RATU CETING (Karang Taruna Cegah Stunting)

Ngawi – Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kualitas SDM yang baik tidak hanya ditentukan oleh tingkat pendidikan, tetapi juga oleh kondisi kesehatan sejak usia dini. Salah satu permasalahan serius yang memengaruhi kualitas SDM adalah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000

RATU CETING (Karang Taruna Cegah Stunting) Read More »

HATI TEGAR (sehat jasmani dengan tanaman obat herbal untuk keluarga)

Ngawi – Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong perubahan pola hidup yang lebih alami, termasuk dalam pemanfaatan tanaman obat herbal sebagai alternatif pengobatan. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan obat tradisional kembali diminati karena dinilai lebih aman, terjangkau, serta memiliki efek samping yang relatif lebih rendah dibandingkan obat berbahan kimia. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan

HATI TEGAR (sehat jasmani dengan tanaman obat herbal untuk keluarga) Read More »

GARDU SUJI (gerakan dari ibu ibu suka mengaji)

Ngawi – Pembangunan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kekuatan nilai spiritual, moral, dan ketahanan keluarga. Dalam kehidupan modern saat ini, tantangan yang dihadapi keluarga semakin kompleks, mulai dari rendahnya literasi keagamaan, kurangnya waktu interaksi dalam keluarga, hingga pengaruh negatif perkembangan digital terhadap anak. Dalam konteks ini, peran ibu

GARDU SUJI (gerakan dari ibu ibu suka mengaji) Read More »

SENAM LASEGAR (senam lansia segar bugar)

Ngawi – Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat desa. Di Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, persentase lansia mencapai lebih dari 15% dari total penduduk. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan dan aktivitas sosial bagi lansia menjadi semakin penting. Lansia merupakan kelompok rentan

SENAM LASEGAR (senam lansia segar bugar) Read More »

PEPES IKAN (perpustakaan peduli situasi  iklim dan dampak lingkungan)

Ngawi – Pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan, tetapi juga mencakup kesadaran terhadap lingkungan hidup sebagai bagian penting dari keberlanjutan kehidupan. Dalam konteks global, perubahan iklim menjadi isu yang semakin mendesak. Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change menyebutkan bahwa suhu rata-rata bumi telah meningkat sekitar 1,1°C dibandingkan era pra-industri,

PEPES IKAN (perpustakaan peduli situasi  iklim dan dampak lingkungan) Read More »

GEMA TABEBUYA (Gerakan Mengaji dan Tahfidz bersama Ibu dan Lansia) Dari Huruf ke Hati: Menguatkan Spiritualitas melalui Gerakan Mengaji Lintas Usia

Ngawi – Pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan kesehatan, tetapi juga mencakup penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam masyarakat. Dalam konteks tersebut, peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pembinaan keimanan dan penguatan karakter masyarakat lintas usia. Namun demikian, keterlibatan kelompok ibu dan lansia dalam kegiatan

GEMA TABEBUYA (Gerakan Mengaji dan Tahfidz bersama Ibu dan Lansia) Dari Huruf ke Hati: Menguatkan Spiritualitas melalui Gerakan Mengaji Lintas Usia Read More »

GARDU TASTING (Gerakan Terpadu Tuntaskan Stunting) Strategi Terpadu Penanganan Stunting melalui Pendekatan Kesehatan, Lingkungan, dan Ekonomi Berbasis Komunitas

Ngawi – Permasalahan stunting masih menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat desa. Stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak yang berada di bawah standar tinggi badan, tetapi juga berhubungan dengan keterlambatan perkembangan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, faktor penyebab stunting tidak hanya

GARDU TASTING (Gerakan Terpadu Tuntaskan Stunting) Strategi Terpadu Penanganan Stunting melalui Pendekatan Kesehatan, Lingkungan, dan Ekonomi Berbasis Komunitas Read More »

PIPAH RAMAH (Pilah sampah dari rumah) Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan dan Nilai Ekonomi

Ngawi – Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu krusial dalam pengelolaan lingkungan di tingkat daerah. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya menyebabkan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terus meningkat, serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Selain itu, pengelolaan sampah yang belum optimal juga berdampak pada

PIPAH RAMAH (Pilah sampah dari rumah) Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan dan Nilai Ekonomi Read More »

Ngawi, SMPN 1 Pangkur Luncurkan Inovasi Digital “Si President” untuk Wujudkan Presensi Siswa yang Lebih Efisien dan Akurat

Ngawi – Transformasi digital di dunia pendidikan Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan perkembangan signifikan melalui inovasi Si President (Sistem Presensi for Student) yang dikembangkan oleh SMPN 1 Pangkur. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan administrasi sekolah yang selama ini masih bergantung pada sistem presensi manual. Di tengah tuntutan efisiensi dan akurasi data pendidikan, kehadiran sistem

Ngawi, SMPN 1 Pangkur Luncurkan Inovasi Digital “Si President” untuk Wujudkan Presensi Siswa yang Lebih Efisien dan Akurat Read More »

KUMBA (komunitas UMKM Desa Babadan) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Integrasi Pertanian Modern dan Penguatan Komunitas UMKM Berbasis Potensi Lokal

Ngawi – Rendahnya kesempatan kerja di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi daerah. Kondisi ini juga dialami oleh Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Namun, keterbatasan diversifikasi usaha, pemanfaatan lahan yang belum optimal, serta rendahnya daya saing produk pertanian menyebabkan potensi ekonomi desa belum tergarap

KUMBA (komunitas UMKM Desa Babadan) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Integrasi Pertanian Modern dan Penguatan Komunitas UMKM Berbasis Potensi Lokal Read More »

DUGEM LIDI SERI (DUnia dalam GEnggaMan LIterasi Digital SEntuhan jaRI)  Penguatan Literasi Digital Siswa melalui Pembelajaran Terintegrasi untuk Meningkatkan Penggunaan Teknologi yang Bijak dan Bertanggung Jawab

Ngawi – Perkembangan teknologi digital yang cepat telah mengubah cara orang mendapatkan informasi, berkomunikasi, dan belajar. Di satu sisi, kemajuan ini memudahkan akses pengetahuan, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan seperti penyalahgunaan teknologi, kemampuan menyaring informasi yang rendah, serta kurangnya etika dalam penggunaan media digital. Situasi ini mendorong pentingnya penguatan literasi digital, terutama di

DUGEM LIDI SERI (DUnia dalam GEnggaMan LIterasi Digital SEntuhan jaRI)  Penguatan Literasi Digital Siswa melalui Pembelajaran Terintegrasi untuk Meningkatkan Penggunaan Teknologi yang Bijak dan Bertanggung Jawab Read More »

STOP MENYURUH, MULAI MENGERTI  Perubahan Paradigma Pembelajaran dari Instruktif ke Empatik dalam Meningkatkan Motivasi dan Partisipasi Siswa

Ngawi – Dalam dunia pendidikan, cara yang digunakan oleh guru sangat mempengaruhi perkembangan karakter dan keberhasilan belajar siswa. Selama ini, praktik pembelajaran di beberapa tempat masih didominasi oleh komunikasi satu arah yang cenderung menekankan perintah atau instruksi tanpa memahami keadaan psikologis siswa. Hal ini dapat membuat jarak antara guru dan siswa, serta mengurangi efektivitas proses

STOP MENYURUH, MULAI MENGERTI  Perubahan Paradigma Pembelajaran dari Instruktif ke Empatik dalam Meningkatkan Motivasi dan Partisipasi Siswa Read More »

Scroll to Top