NGAWI – Enam mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) menuntaskan rangkaian program magang di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ngawi, Selasa (22/9/2026). Selama dua bulan masa penugasan, para mahasiswa diterjunkan langsung untuk memperkuat tata kelola inovasi daerah melalui pendampingan teknis dan verifikasi data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Keenam mahasiswa tersebut, yakni Happy Anastasia, Nurlinda Wahidatul Munawaroh, Tafasya Maretha Sari, Titin Dwi Anisa, Dita Indah Sari, dan Rully Dwi Cahyani, menjalankan agenda kerja terstruktur yang mencakup target harian, mingguan, hingga proyek strategis. Fokus utama penugasan meliputi pendampingan penyusunan Indeks Inovasi Daerah (IID), validasi indikator, serta pemeriksaan kelengkapan dokumen pendukung inovasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Ngawi.
Puncak dari program magang ini ditandai dengan keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi jalannya sesi pemaparan ajang Jawara Jatim 2026. Ajang bergengsi tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur tersebut menyeleksi inovasi terbaik pada sub-kegiatan pelayanan publik. Melalui proses kurasi yang ketat, Kabupaten Ngawi berhasil meloloskan perwakilannya dari total 260 inovasi pendaftar se-Jawa Timur, menyusut ke 90 besar, hingga menembus 45 besar terbaik melalui presentasi langsung oleh Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H.
Dalam tahap krusial tersebut, mahasiswa turut mengawal kesiapan empat instansi delegasi Kabupaten Ngawi, yaitu SD Muhammadiyah 1 Ngawi, RSUD Dr. Soeroto, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Keterlibatan langsung ini memberikan ruang belajar nyata bagi mahasiswa mengenai dinamika penyusunan kebijakan berbasis bukti dan tata kelola birokrasi modern.

Program magang ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi konkret bagi penguatan inovasi di Kabupaten Ngawi, tetapi juga membekali para mahasiswa dengan wawasan praktis, kapabilitas analisis, dan etos kerja profesional sebelum menyelesaikan masa studi dan terjun mengabdi di tengah masyarakat.