Pedoman Penulis

Penulis yang akan mengajukan manuskrip ke Jurnal Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah harus menyiapkan manuskrip sesuai dengan template resmi jurnal dan pedoman berikut.

Template Manuskrip

Penulis wajib menyiapkan manuskrip menggunakan template resmi Jurnal Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah. Silakan unduh template yang sesuai dengan bahasa manuskrip melalui tautan berikut:

Penulis harus menggunakan template yang sesuai dengan bahasa manuskrip yang diajukan dan tidak diperkenankan mengubah secara substansial format serta struktur yang telah disediakan dalam template.

Ketentuan Umum Manuskrip

  • Manuskrip harus mengikuti struktur dan format yang tersedia dalam template resmi jurnal.
  • Judul manuskrip ditulis menggunakan Calibri, 16 pt.
  • Nama seluruh penulis dicantumkan secara jelas di bawah judul.
  • Afiliasi institusi setiap penulis harus dicantumkan.
  • Alamat email penulis korespondensi harus dicantumkan secara jelas.
  • Penulis harus mencantumkan kata kunci yang relevan dan merepresentasikan topik utama manuskrip.
  • Struktur bagian utama manuskrip dapat disesuaikan dengan jenis dan pendekatan metodologis artikel dengan tetap menjaga kejelasan dan konsistensi akademik.

Jenis Manuskrip

Jurnal Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah menerima manuskrip yang relevan dengan kebijakan publik dan pembangunan daerah, meliputi:

  • Artikel penelitian asli;
  • Tinjauan literatur;
  • Kajian dan analisis kebijakan;
  • Studi evaluasi; dan
  • Penelitian terapan.

Organisasi manuskrip harus disesuaikan dengan jenis artikel yang diajukan. Penelitian empiris dan studi sistematis diharapkan menyajikan metode dan temuan secara eksplisit, sedangkan kajian kebijakan konseptual dan tinjauan literatur naratif dapat menggunakan struktur tematik apabila lebih sesuai.

Abstrak

Abstrak ditulis menggunakan Book Antiqua, 10 pt dan disarankan tidak lebih dari 200 kata. Abstrak harus ditulis secara jelas, ringkas, dan deskriptif serta memungkinkan pembaca memahami kontribusi utama manuskrip.

Abstrak secara ringkas memuat, sesuai dengan jenis manuskrip:

  • latar belakang atau permasalahan yang dikaji;
  • tujuan penelitian atau kajian;
  • metodologi atau pendekatan analisis yang digunakan;
  • temuan atau hasil utama; dan
  • kesimpulan atau implikasi utama.

Pendahuluan

Bagian Pendahuluan harus menjelaskan secara jelas permasalahan yang dibahas dalam manuskrip. Penulis harus memberikan latar belakang yang memadai serta tinjauan singkat terhadap literatur yang relevan sebelum menyampaikan tujuan penelitian atau kajian.

Pendahuluan, sesuai dengan karakter manuskrip, perlu memuat:

  • latar belakang dan konteks permasalahan;
  • tinjauan singkat terhadap penelitian terdahulu dan pendekatan yang relevan;
  • temuan atau perspektif penting dari penelitian sebelumnya;
  • keterbatasan, kesenjangan penelitian, atau permasalahan kebijakan yang belum terselesaikan;
  • penjelasan mengenai bagaimana penelitian atau kajian yang dilakukan menjawab keterbatasan, kesenjangan, atau permasalahan tersebut;
  • kontribusi ilmiah, kebaruan, atau relevansi praktis manuskrip; dan
  • tujuan penelitian atau kajian secara jelas.

Metode

Bagian Metode harus menjelaskan bagaimana penelitian atau kajian dilakukan serta memberikan informasi yang memadai agar pembaca dapat memahami proses penelitian atau analisis yang digunakan.

Bagian Metode tersendiri wajib dicantumkan pada penelitian empiris asli, studi evaluasi, penelitian terapan, tinjauan sistematis, scoping review, dan manuskrip lain yang melibatkan pengumpulan atau analisis data secara sistematis.

Sesuai dengan karakter penelitian, bagian Metode dapat memuat:

  • desain penelitian atau pendekatan metodologis;
  • lokasi penelitian, populasi, sampel, partisipan, atau unit analisis;
  • sumber dan jenis data;
  • prosedur atau instrumen pengumpulan data;
  • teknik sampling atau prosedur pemilihan data;
  • variabel, indikator, atau kerangka analisis apabila relevan;
  • teknik analisis data; dan
  • pertimbangan etis apabila relevan.

Untuk tinjauan sistematis atau scoping review, penulis harus menjelaskan sumber informasi atau basis data yang digunakan, strategi pencarian, kriteria kelayakan, proses pemilihan studi, serta metode sintesis atau analisis.

Untuk kajian kebijakan konseptual dan tinjauan literatur naratif, bagian Metode tersendiri bersifat opsional. Namun, penulis tetap harus menjelaskan pendekatan analisis, sumber informasi atau literatur, serta dasar yang digunakan dalam menyusun analisis.

Hasil dan Pembahasan

Bagian Hasil dan Pembahasan harus menyajikan temuan utama penelitian serta memberikan interpretasi kritis mengenai makna dan signifikansinya.

Untuk penelitian empiris, studi evaluasi, penelitian terapan, tinjauan sistematis, dan manuskrip lain yang menghasilkan temuan yang dapat diidentifikasi, hasil harus disajikan secara jelas dan sistematis. Tabel, gambar, atau bentuk penyajian data lainnya dapat digunakan apabila dapat meningkatkan kejelasan penyampaian.

Bagian Pembahasan harus:

  • menafsirkan temuan utama dan tidak hanya mengulang data;
  • menjelaskan signifikansi dan implikasi temuan;
  • menghubungkan temuan dengan teori, kebijakan, atau penelitian sebelumnya yang relevan;
  • menunjukkan persamaan, perbedaan, atau perkembangan dibandingkan penelitian terdahulu;
  • membahas implikasi temuan terhadap kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, atau pembangunan daerah apabila relevan; dan
  • menjelaskan keterbatasan penelitian apabila diperlukan.

Bagian Hasil dan Pembahasan dapat disajikan dalam satu bagian gabungan atau dibagi ke dalam subbagian yang sesuai dengan karakter manuskrip.

Untuk kajian kebijakan konseptual dan tinjauan literatur naratif, bagian Hasil tersendiri tidak diwajibkan. Penulis dapat menyusun analisis utama dalam beberapa subbagian tematik yang secara jelas mengembangkan argumentasi, sintesis, atau analisis kebijakan.

Kesimpulan

Bagian Kesimpulan harus menjawab secara langsung tujuan penelitian atau kajian dan memberikan sintesis yang jelas serta ringkas terhadap kesimpulan utama.

Penulis tidak diperkenankan hanya mengulang isi Abstrak atau menyampaikan kembali hasil penelitian. Kesimpulan harus menekankan signifikansi temuan atau analisis dan, apabila relevan, dapat memuat:

  • implikasi kebijakan;
  • rekomendasi praktis;
  • kemungkinan penerapan hasil penelitian;
  • implikasi terhadap pembangunan daerah atau tata kelola pemerintahan; dan
  • arah penelitian selanjutnya.

Daftar Pustaka

Jurnal Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah menggunakan APA Style dalam penulisan Daftar Pustaka.

  • Hanya sumber yang telah dibaca dan dikutip dalam manuskrip yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka.
  • Seluruh sumber yang dikutip dalam teks harus tercantum dalam Daftar Pustaka.
  • Daftar Pustaka disusun secara alfabetis.
  • Penulis sangat dianjurkan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti EndNote, Mendeley, Zotero, atau aplikasi sejenis.
  • Penulis harus memastikan keakuratan dan kelengkapan seluruh informasi bibliografis, termasuk DOI atau URL apabila relevan.
  • Penulis dapat menggunakan artikel yang telah diterbitkan dalam jurnal sebagai contoh format penulisan referensi.

Template jurnal menyediakan contoh penulisan referensi dengan APA Style untuk berbagai jenis sumber, antara lain:

  • artikel jurnal;
  • artikel jurnal dengan nomor artikel;
  • artikel jurnal dengan informasi bibliografis yang tidak lengkap;
  • artikel majalah;
  • artikel surat kabar;
  • buku dan buku suntingan;
  • materi paket perkuliahan;
  • laporan lembaga pemerintah;
  • presentasi konferensi; dan
  • prosiding konferensi.

Struktur Manuskrip

Manuskrip secara umum disusun dengan komponen sebagai berikut:

  1. Judul;
  2. Nama penulis;
  3. Afiliasi institusi;
  4. Email penulis korespondensi;
  5. Kata kunci;
  6. Abstrak;
  7. Pendahuluan;
  8. Metode, apabila diwajibkan sesuai dengan jenis manuskrip;
  9. Hasil dan Pembahasan, atau subbagian analitis tematik yang sesuai untuk manuskrip konseptual;
  10. Kesimpulan; dan
  11. Daftar Pustaka.

Penulis dapat menggunakan subbagian yang sesuai pada bagian utama manuskrip untuk meningkatkan keteraturan dan keterbacaan. Struktur manuskrip harus tetap disesuaikan dengan karakter penelitian atau kajian serta template resmi jurnal.

Sebelum melakukan pengajuan, penulis harus memastikan bahwa manuskrip telah memenuhi ketentuan format jurnal, etika publikasi, kebijakan plagiarisme, dan kebijakan editorial lain yang berlaku.